“Britney ayolah.. please aku sdh
membyr $85 untuk ini!!” pinta bella, kkak Britney.
Britney duduk berpangku kaki melihat
kkaknya yg sedang mengemis-ngemis padanya. “Apa? Itu sama saja kau menyuruhku
menonton pertunjukan sirkus bodoh!” jwab Britney kasar.
Bella terdiam mendengar kata-kata
adiknya, mennusuk sangat dalam di hatinya. Dia sudah berusaha untuk membeli
tiketnya dgn uangnya sendiri tetapi sekarang adiknya menyia-nyiakan itu smua.
Mom yang melihatnya mnjadi prihatin. “Britney hargailah kakakmu, sana!. Dan
bella jaga dia baik—baik!” mom memberikan kunci mobil pada bella.
Bella menjerit-jerit kegirangan. “But mom.. I won’t
go with her!” protes Britney. Dia
melipat tangannya yang bertanda bahwa dia sedang kesal seraya melirik bella.
Mom hanya mengganguk dan menyuruhnya segera pergi. Bella menariknya ke ats
mobil dan segera pergi ke tempat konser.
Mereka tiba di sana tepat pada saat
konser akan di mulai. Mereka mengambil tempat tetapi duduk di bagian depan
sesuai tiket. Tetapi britney menukar tempat duduknya, skrg dia duduk di kursi
paling belakang dekat pintu keluar. Dia merogoh saku celananya mencari sesuatu
yg bisa di mkn. Lalu dia mengeluarkan beberapa permen dan coklat. “kau mau?”
tawar Britney pada lelaki bertopi yg duduk di smpgnya.
“thanks. Its my fav candy” dia
mengambil beberapa dari tangan Britney. Konser pun dimulai.
“aku jg suka dgn permen itu” Britney
tersenyum ramah padanya. Dia memperhatikan senyuman Britney lalu dia pun
tersenyum.
“Huh! Disini panas ya!” dia mmbuka
topinya dan memakai topi itu layaknya kipas. Britney melihatnya lalu melihat
kearah panggung lagi dan kembali melihatnya. Dahinya berkerut.
“Kalian Kembar?” tnya Britney
bingung. Lelaki itu dengan cepat memakai topinya kembali.
“shh.. jgn keras-keras suaranya”
peringatnya seraya melihat sekeliling.
“jadi benar kalian kembar?” Tanya
Britney sekali lagi dgn suaranya yg agak kuat.
Dia membekap mulut Britney. “shh..
sdh ku blg jgn keras-keras”
Britney berusaha melepaskan
tangannya. “Uhh.. iya iya. Maaf. Jd mana Greyson yg asli?”
“aku. Dia itu Jazz, kakakku, hnya
karna dia lbh dulu 3 mnt”
“Ohh..” Britney membenamkan badannya
di kursi.
“hey.. tp kau jnji y, jgn beri tau
siapapun! Ini sgt rahasia, hnya cody
dan keluargaku yg tau soal ini”
“iyaa” jwb Britney cuek.
“terima kasih.. aku tau kau tdk akan
memberitahunya pd siapapun.” Greyson tersenyum.
“tunggu.. bgmn kau bisa.. begitu sj
percya dgnku. Kau tdk takut bila aku berbohong atau semacamnya?” Britney duduk
dgn tegak menghadap greyson.
“haha.. ku beritahu kau. Aku selalu
percaya pd seseorang yg menurutku bisa menyimpan rhsiaku dan aku jg percaya pd
fansku. Dan kurasa aku percya pdmu” Tawa greyson.
“hmm.. baiklah. Oh ya biar ku beritahu kau jg. AKU
BKN FANSMU!” Britney sedikit termakan dgn jwbn Greyson tp dia tersentak kaget
saat greyson mengira bahwa dia adlh fansnya.
“Ok.. I know it.. siapa nmmu?”
tatapan greyson mengarah ke depan.
“Britney Campbell”
Setelah
konser akan selesai, greyson keluar lalu masuk ke blkg panggung melalui pintu
blkg scra diam-diam. Britney jg keluar duluan sblm konser selesai. Dia menunggu
di mobil. Setelah dia menunggu sekitar 1 jam, kkaknya blm dtg jg, pdhl konser
sdh selesai 50 mnt lalu. Dia mencoba
mencari kakaknya tp lewat pintu blkg jg. “brukk” kepala Britney bertabrakan dgn
kepala jazz. Mereka bertatap-tatapan sebentar. “aww… “ ringis Britney yg
membuyarkan lamunan jazz. Dia jg ikut meringis kesakitan.
“greyson apa kau lihat kakakku?”
tnya Britney masih memegang kepalanya.
“tidak. Maaf aku harus pergi skrg.
Bye..” seru jazz yg di sangka greyson oleh Britney.
Karna
kplanya skit Britney kmbli ke mobil dan ternyata kakaknya sdh ada disana.
Mereka sgra pulang. Sepanjang perjlanan bella trusmenerus menceritakan soal
konser td, smpai telinga Britney panas mendengarnya. Next part...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar