Jumat, 27 April 2012

GFF | twin boys | part 1

ini cerita pertama aku. hope u like it. give you coment (:

“Britney ayolah.. please aku sdh membyr $85 untuk ini!!” pinta bella, kkak Britney.
Britney duduk berpangku kaki melihat kkaknya yg sedang mengemis-ngemis padanya. “Apa? Itu sama saja kau menyuruhku menonton pertunjukan sirkus bodoh!” jwab Britney kasar.
Bella terdiam mendengar kata-kata adiknya, mennusuk sangat dalam di hatinya. Dia sudah berusaha untuk membeli tiketnya dgn uangnya sendiri tetapi sekarang adiknya menyia-nyiakan itu smua. Mom yang melihatnya mnjadi prihatin. “Britney hargailah kakakmu, sana!. Dan bella jaga dia baik—baik!” mom memberikan kunci mobil pada bella.
Bella  menjerit-jerit kegirangan. “But mom.. I won’t go with her!”  protes Britney. Dia melipat tangannya yang bertanda bahwa dia sedang kesal seraya melirik bella. Mom hanya mengganguk dan menyuruhnya segera pergi. Bella menariknya ke ats mobil dan segera pergi ke tempat konser.
Mereka tiba di sana tepat pada saat konser akan di mulai. Mereka mengambil tempat tetapi duduk di bagian depan sesuai tiket. Tetapi britney menukar tempat duduknya, skrg dia duduk di kursi paling belakang dekat pintu keluar. Dia merogoh saku celananya mencari sesuatu yg bisa di mkn. Lalu dia mengeluarkan beberapa permen dan coklat. “kau mau?” tawar Britney pada lelaki bertopi yg duduk di smpgnya.
“thanks. Its my fav candy” dia mengambil beberapa dari tangan Britney. Konser pun dimulai.
“aku jg suka dgn permen itu” Britney tersenyum ramah padanya. Dia memperhatikan senyuman Britney lalu dia pun tersenyum.
“Huh! Disini panas ya!” dia mmbuka topinya dan memakai topi itu layaknya kipas. Britney melihatnya lalu melihat kearah panggung lagi dan kembali melihatnya. Dahinya berkerut.
“Kalian Kembar?” tnya Britney bingung. Lelaki itu dengan cepat memakai topinya kembali.
“shh.. jgn keras-keras suaranya” peringatnya seraya melihat sekeliling.
“jadi benar kalian kembar?” Tanya Britney sekali lagi dgn suaranya yg agak kuat.
Dia membekap mulut Britney. “shh.. sdh ku blg jgn keras-keras”
Britney berusaha melepaskan tangannya. “Uhh.. iya iya. Maaf. Jd mana Greyson yg asli?”
“aku. Dia itu Jazz, kakakku, hnya karna dia lbh dulu 3 mnt”
“Ohh..” Britney membenamkan badannya di kursi.
“hey.. tp kau jnji y, jgn beri tau siapapun! Ini sgt rahasia,  hnya cody dan  keluargaku yg tau soal ini”
“iyaa” jwb Britney cuek.
“terima kasih.. aku tau kau tdk akan memberitahunya pd siapapun.” Greyson tersenyum.
“tunggu.. bgmn kau bisa.. begitu sj percya dgnku. Kau tdk takut bila aku berbohong atau semacamnya?” Britney duduk dgn tegak menghadap greyson.
“haha.. ku beritahu kau. Aku selalu percaya pd seseorang yg menurutku bisa menyimpan rhsiaku dan aku jg percaya pd fansku. Dan kurasa aku percya pdmu” Tawa greyson.
“hmm..  baiklah. Oh ya biar ku beritahu kau jg. AKU BKN FANSMU!” Britney sedikit termakan dgn jwbn Greyson tp dia tersentak kaget saat greyson mengira bahwa dia adlh fansnya.
“Ok.. I know it.. siapa nmmu?” tatapan greyson mengarah ke depan.
“Britney Campbell”
                Setelah konser akan selesai, greyson keluar lalu masuk ke blkg panggung melalui pintu blkg scra diam-diam. Britney jg keluar duluan sblm konser selesai. Dia menunggu di mobil. Setelah dia menunggu sekitar 1 jam, kkaknya blm dtg jg, pdhl konser sdh selesai  50 mnt lalu. Dia mencoba mencari kakaknya tp lewat pintu blkg jg. “brukk” kepala Britney bertabrakan dgn kepala jazz. Mereka bertatap-tatapan sebentar. “aww… “ ringis Britney yg membuyarkan lamunan jazz. Dia jg ikut meringis kesakitan.
“greyson apa kau lihat kakakku?” tnya Britney masih memegang kepalanya.
“tidak. Maaf aku harus pergi skrg. Bye..” seru jazz yg di sangka greyson oleh Britney.
Karna kplanya skit Britney kmbli ke mobil dan ternyata kakaknya sdh ada disana. Mereka sgra pulang. Sepanjang perjlanan bella trusmenerus menceritakan soal konser td, smpai telinga Britney panas mendengarnya. Next part...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar